Wakili SMAN 1 Godean Yogyakarta, M Novan Rizqullah Berhasil Meraih Award di Ajang AYIMUN ke 20 di Malaysia

(Yogyakarta)– Muhammad Novan Rizqullah, siswa kelas 12 SMAN 1 Godean, Yogyakarta, baru saja merampungkan tugasnya sebagai delegasi dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) ke-20 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam perhelatan yang berlangsung pada 16-19 Januari 2026 tersebut, remaja yang akrab disapa Novan ini menjadi bagian dari sekitar 900 delegasi muda dari seluruh dunia.
Pada tema Ayimun ke 20, yakni Diplomacy in Distress Steering in The World Through Crisis and Change, Novan terpilih untuk memberikan perspektif solusi atas berbagai tantangan global yang tengah menjadi sorotan PBB. Ia mendapat Award untuk kategori Verbal Commendation.
Ia menjadi council yang mewakili USA bidang WHO.
Novan mengungkapkan bahwa kesempatan ini merupakan pengalaman berharga, terutama karena ia harus berhadapan dengan peserta yang memiliki latar belakang budaya dan bahasa yang beragam.
"Bisa berdiri di forum internasional dan berdiskusi dengan 900 orang hebat lainnya adalah tantangan sekaligus kebanggaan. Di sini kami belajar bahwa diplomasi bukan hanya soal bicara, tapi soal mendengarkan dan mencari jalan tengah untuk isu-isu dunia," ujar Novan saat dihubungi, Senin (26/1/2026).
Selama empat hari di Kuala Lumpur, Novan mengikuti serangkaian simulasi sidang PBB yang menuntut kemampuan riset mendalam, pidato publik (public speaking), hingga teknik negosiasi yang taktis.
Partisipasi Novan di AYIMUN ke-20 ini mendapat apresiasi besar dari lingkungan sekolahnya. Sebagai siswa kelas 12 yang tengah mempersiapkan kelulusan, keberaniannya terjun ke kancah internasional menunjukkan kualitas karakter dan kepemimpinan yang kuat.
"Saya berharap pengalaman ini bisa memotivasi teman-teman di SMAN 1 Godean dan anak muda di Yogyakarta lainnya untuk berani bermimpi besar dan mengambil kesempatan di luar negeri," tambahnya.
AYIMUN sendiri merupakan platform bagi pemuda untuk melatih keterampilan kepemimpinan serta memahami prosedur pengambilan keputusan di tingkat internasional. Kehadiran Novan di sana semakin mempertegas peran aktif pemuda Indonesia dalam memberikan kontribusi nyata bagi masa depan global.
Dalam ajang AYIMUN tahun ini, para peserta ditantang untuk menunjukkan kemampuan diplomasi, negosiasi, dan kepemimpinan. Sebagai siswa tingkat akhir di bangku SMA, partisipasi Novan menjadi bukti bahwa generasi muda Yogyakarta mampu bersaing di level global.
Novan terlibat aktif dalam diskusi intensif mengenai isu-isu dunia, bersanding dengan ratusan pemuda lintas negara. Partisipasinya di Kuala Lumpur ini tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di forum pemuda internasional.
Pengalaman Berharga di Masa SMA
Keikutsertaan Novan dalam konferensi yang telah memasuki tahun ke-20 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, khususnya di wilayah Sleman dan sekitarnya.

Dalam ajang ini, ada dua aspek utama yang akan dinilai. Pertama, *committee session performance.* Artinya performa Novan selama berdebat. Di sini, Novan dapat nilai yang cukup tinggi yaitu 90 sehingga bisa menang Verbal Commendations. Yang dinilai dari comses performance ini ada banyak. Seperti pengetahuan Novan terhadap isu yang dibawakan, seberapa paham Novan akan posisi serta situasi negaranya, pemahaman terkait Rules debat, bahasa diplomatik yang digunakan, leadership, inisiatif, dan skill negosiasi. Jadi tentunya apabila menang award, Novan dianggap dapat menguasai aspek-aspek tersebut.
Kedua, *position paper.* Nilai yang didapat Novan itu 85. Yang dinilai dari kategori ini adalah plagiarism percentage, pengetahuan terkait topik, pemahaman terhadap country stance, sekreatif dan sebagus apa solusi yang diajukan, dan kerapian penulisan. Novan buat solusi namanya S.T.A.T.E.S, kata Chair-nya strategi yang dibuat Novan ini strong.
Melalui ajang ini, para delegasi diajak untuk mencari solusi atas permasalahan global sekaligus memperluas jaringan pertemanan internasional (networking). (Rsi)
0 Comment