Wisata Kuliner Wingko Pasar Beringharjo Diburu Wisatawan, Dimasak Tradisional Pakai Arang
(Yogyakarta) – Pasar Tradisional Beringharjo, Yogyakarta, tidak hanya dikenal sebagai pusat batik, namun juga menyimpan destinasi kuliner tradisional yang selalu diburu wisatawan. Salah satunya adalah oleh-oleh khas Wingko Ngasem yang legendaris.
Uniknya, di tengah gempuran kuliner modern, proses memasak Wingko Ngasem ini masih mempertahankan cara tradisional dengan menggunakan bahan bakar arang.
Destinasi kuliner yang menyajikan beragam jajanan tradisional ini berada di Lantai Dua Blok F Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Salah satu kuliner yang menjadi primadona dan banyak diburu pengunjung pasar adalah kue wingko.
Bernama Wingko Ngasem, kue ini merupakan jajanan khas Yogyakarta yang terbuat dari campuran kelapa muda parut, tepung beras ketan, dan gula. Kue tradisional ini memiliki tekstur yang kenyal dan gurih. Penggunaan arang dalam proses pemanggangan memberikan aroma asap yang khas dan memperkuat cita rasa autentiknya.
Toni, seorang wisatawan asal Solo sekaligus influencer, mengaku sengaja datang ke Beringharjo demi mencicipi wingko ini.
"Rasanya beda banget kalau dimasak pakai arang. Ada aroma smoky dan manis gurihnya pas. Ini wajib banget dicoba kalau ke Jogja," ujarnya.
Sang penjual, Wasiran, menjelaskan bahwa mempertahankan cara memasak tradisional adalah kunci menjaga kepercayaan pelanggan selama bertahun-tahun.
"Kita tetap pakai arang supaya matangnya merata dan aromanya keluar. Bahan-bahannya juga pilihan, terutama kelapa mudanya agar teksturnya tetap empuk," jelas Wasiran.
Selain berbelanja oleh-oleh khas seperti baju batik, sebagian besar wisatawan memang menyempatkan diri mampir ke spot kuliner tradisional ini untuk merasakan pengalaman kuliner masa lalu.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, menyambut positif antusiasme wisatawan terhadap kuliner tradisional di pasar tersebut.
"Kami terus mendorong para pedagang kuliner untuk menjaga kualitas. Keberadaan kuliner legendaris seperti Wingko Ngasem ini menjadi daya tarik kuat bagi ekosistem wisata di Pasar Beringharjo," tutur Veronica.
Tak ayal, setiap akhir pekan atau hari libur, geliat ekonomi di Pasar Beringharjo menunjukkan tren positif. Bahkan, berdasarkan data Dinas Perdagangan, selama libur Lebaran kemarin tercatat hingga 17 ribu pengunjung per hari yang memadati kawasan Pasar Beringharjo, membawa dampak signifikan bagi para pedagang lokal. (Ris).
0 Comment