Transisi Manajer Tim, Manajemen PSIM Jogja Fokus Meneruskan dan Kawal Sisa Kompetisi
(YOGYAKARTA) — Manajemen PSIM Jogja menghormati pengunduran diri Razzi Taruna dari posisi manajer tim. Keputusan tersebut diambil murni secara pribadi, demi menyongsong babak baru dalam perjalanan kariernya.
Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, mewakili seluruh jajaran manajemen menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Razzi selama tiga tahun menjadi bagian Laskar Mataram.
"Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan perjuangan Razzi bersama Laskar Mataram. Kami sangat menghargai keputusan pribadinya dan mendoakan yang terbaik untuk Razzi ke depannya," ungkap sosok yang akrab disapa Liana tersebut.
*Komitmen Menjaga Stabilitas Tim*
Menyikapi transisi di susunan ofisial, Liana memastikan standar operasional dan arah tujuan klub tetap berada di jalur yang tepat. Dinamika pergantian kepengurusan ini akan dikelola secara terukur agar tidak mengganggu fokus skuad utama.
"Di PSIM, kami selalu mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan visi jangka panjang. Perubahan adalah hal lumrah dalam ekosistem sepak bola, sehingga kami selalu siap mengelola masa transisi dengan sebaik mungkin," tegas Liana.
Sejalan dengan komitmen tersebut, jajaran direksi telah menyiapkan langkah strategis guna menjaga marwah sepak bola Yogyakarta. Liana menekankan bahwa sinkronisasi program kerja harus terus bergulir demi menuntaskan sisa kompetisi.
"Fokus utama kami saat ini adalah merampungkan sisa laga musim ini dengan maksimal, mempersiapkan tim untuk musim depan, serta konsisten mengembangkan pembinaan usia muda," tambahnya.
Pada akhirnya, manajemen meyakini bahwa sinergi solid antara pengurus, pemain, dan dukungan tanpa henti dari suporter akan menjadi energi utama PSIM Jogja dalam menatap laga-laga krusial selanjutnya. (Ris)
0 Comment